WEP
Adalah security untuk wireless yang agak
lama. Jenis security ini mudah untuk dicrack atau di sadap orang luar/suatu
metoda pengamanan jaringan nirkabel atau wireless. WEP menggunakan 64bit dan
128bit, wep hanya boleh memasukkan 0-9 dan A-F(hexadecimal). Kepanjangan key
bergantung jenis securiy anda, jika 64bit, anda kene masukkan 10key, dan untuk
128key anda kena masukkan 26key. Tak boleh kurang dan lebih.
Enkripsi WEP menggunakan
kunci yang dimasukkan oleh administrator ke client maupun access point, kunci
tersebut harus cocok dari yang diberikan access point ke client, dengan yang di
masukkan client untukk authentikasi menuju access point, dan WEP mempunyai
standart 802.11b.
Sekarang ini WEP sudah
banyak yang meninggalkannya, karena berbagai kelemahan yang ada. Sehingga
penggemar wifi dan memiliki kemampuan hacking wireless mampu dengan mudah
membobol enkripsi tersebut.
kelemahan-kelemahan tersebut antara lain:
4. Masalah
intialization vector (IV) WEP.
kelemahan-kelemahan tersebut antara lain:
1. Masalah kunci yang lemah dengan
mengunakan algoritma RC4 dapat dengan mudah dipecahkan.
2. WEP mengunakan kunci yang bersifat
statis.
3. Masalah integritas pesan Cyclic
Redundancy Check (CRC-32)
WPA
Adalah
pengamanan jaringan nirkabel dengan menggunakan metoda WPA-PSK jika tidak ada
authentikasi server yang digunakan. Dengan demikian access point dapat
dijalankan dengan mode WPA tanpa menggunakan bantuan komputer lain sebagai
server. Cara mengkonfigurasikannya juga cukup sederhana. Perlu
diketahui bahwa tidak
semua access point akan mempunyai fasilitas yang sama dan tidak semua access
point menggunakan cara yang sama dalam mendapatkan Shared-Key yang akan
dibagikan ke client.
Pada
access point Dlink DWL-2000AP, pemberian Shared-Key dilakukan secara manual
tanpa mengetahui algoritma apa yang digunakan. Keadaan ini berbanding terbalik
dengan akses point Linksys WRT54G, dimana administrator dapat memilih dari dua
algoritma WPA yang disediakan, yang terdiri dari algoritma TKIP atau algoritma
AES. Setelah Shared-Key didapat, maka client yang akan bergabung dengan access
point cukup memasukkan angka/kode yang diijinkan dan dikenal oleh
access point.
Adalah
security terbaru untuk wireless, dan lebih bagus dari WEP dan WPA-PSK, tetapi
masih bisa untuk dicrack atau disadap tetapi sangat memakan banyak waktu.
Dalam WPA2-PSK ada dua jenis decryption, Advanced Encryption Standard (AES) dan
Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). TKIP banyak kelemahan oleh itu lebih
baik anda gunakan AES. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada
64 hexadecimal atau ASCII(seperti biasa).
Oleh karena itu saya sarankan kepada anda , pakai WPA2-PSK(AES), lebih secure
dan lama untuk crack. Tapi ingat! Anda perlu pastikan wireless router anda dan
wifi adapter anda support WPA dan WPA2.
Hotspot Login
Sistem
keamanan Wi-Fi masih jauh dari sempurna. Dari dua pilihan sistem keamanan yang
tersedia (WEP atau WAP), manakah yang layak anda gunakan. Fleksibilitas dan
kenyamanan koneksi merupakan dampak positif yang paling kita rasakan saat
menggunakan jaringan Wi-Fi. Akan tetapi, koneksi Wi-FI juga menyimpan risiko
keamanan tersendiri. Sifat yang secara nirkabel secara tidak langsung membuka
celah PC anda bagi siapa saja yang ikut serta dan bila perlu menyadap
lalu-lintas data yang ditransmisikan dalam jaringan Wi-Fi.
Hingga
saat ini dua standar keamanan dalam jaringan Wi-Fi sudah disodorkan. Standar
yang pertama adalam WEP (Wired Equivalent Protocol), disusul standar WPA (Wi-Fi
Protected Access). WEP mengamankan lalu lintas informasi pada jaringan Wi-Fi
dengan menggunakan sistem “kunci pengaman” yang disebut “WEP key”. Dengan WEP
key ini semua lalu lintas data terlebih dahulu di-encode atau encrypt sebelum
ditransmisikan ke udara sehingga mencegah akses terhadap pihak yang tidak
berkepentingan.
Mac
Address adalah kombinasi nomor unik pada piranti adapter seperti NIC dan WLAN
(Wireless LAN). Jadi setiap adapter mempunyai nomor yang pasti berbeda dengan
adapater lainnya. Kalau di HP dikenal dengan istilah IMEE. Sedangkan Mac
Address Filtering digunakan untuk membatasi user dengan memanfaatkan keunikan
nomor adapter MAC (Media Access Control ) Address.
Ketika
wireless klien terhubung dengan access point, maka mac address akan terdaftar
secara otomatis pada Access point tersebut. Pada access point inilah sang admin bisa memblok mac address yang bukan
merupakan anggota pada jaringannya. Memblok Mac Address juga merupakan
bagian dari pengoptimalan dari sistem keamanan jaringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar